25 September 2017
Search :
BERITA


Informasi Harga Komoditi Pertanian di Pasar Luar Negeri
Selasa, 25 September 2007

¨        JAGUNG

Harga Jagung Kembali Naik Di Chicago 

Harga kontrak berjangka jagung di Chicago kembali naik, setelah keluarnya laporan rencana penanaman komoditas itu pada 2007 hingga lima tahun ke depan. Menurut data itu, sekitar 235 areal perkebunan di AS akan kembali ditanami jagung pada tahun ini bila dibandingkan sebanyak 48% lahan pada tahun lalu. Harga kontrak berjangka jagung untuk pengiriman Juli di Chicago Board of Trade naik US$0,075 atau 2% menjadi US$3,75 per bushel. Cukup banyak pihak yang berada di balik rencana itu dan akan melakukan aksi untuk menangkap peluang, kata Tobin Gorey analis Commonwealth Bank of Australia Ltd, Sydney. 

Jagung Sentuh Harga Terendah 

Harga kontrak berjangka jagung di Chicago turun untuk kedua kalinya hingga menyentuh level terendah dalam dua pekan terakhir, setelah pemerintah AS melaporkan naiknya produksi komoditas itu. Sekitar 53% areal pertanian jagung AS telah mengalami kenaikan produksi hingga 23% pada awal pekan lalu. Laporan tu memperlihatkan cepatnya proses penanaman areal pertanian, kata Hiroyuki Kikukawa, Associate Director Nihon Unicom Inc., Tokyo. Harga kontrak berjangka jagung untuk pengiriman Juni di Chicago Board of Trade turun US$0,11 atau 2,9% menjadi US$3,68 per bushel, posisi terendah sejak 1 Mei. Harga komoditas ini dalam perdagangan Singapura sempat melorot 3%. 

Harga Jagung di Chicago Tertekan 

Harga kontrak berjangka jagung di Chicago kembali tertekan setelah permintaan AS melaporkan proses penanaman komoditas yang hampir rampung pada pekan lalu (09/05/07). Sekitar 78% areal pertanian jagung di negara itu hampir selesai dilakukan pada 18 daerah yang memilik kapasitas produksi tertinggi bila dibandingkan dengan awal pekan sekitar 53%. Mengikuti angka itu tidak tertutup kemungkinan harga jagung akan mencoba ke level US$3,4 kata Kaname Gokon,Deputy Manager of Research Section Okata Shoji Co,Tokyo. Harga jagung untuk pengiriman Juli di Chicago Board of Trade turun US$0,057 atau 1,6% menjadi US$3,575 per bushel. 

¨        KEDELAI Harga Kedelai Kian  Naik

Meski harga kedelai  sempat turun dipicu naiknya produksi di negara produsen utama dunia, namun seiring tingginya permintaan terhadap sejumlah komoditas yang diolah menjadi bahan bakar alternatif mengakibatkan harga kacang kedelai kian meningkat ke posisi tertinggi sejak 2004. Kondisi ini juga mendorong melonjaknya permintaan terhadap minyak sayur sekaligus menekan persediaan komoditas untuk bahan makanan. Sementara itu Uni Eropa terus menginginkan penggunaan biodisel dengan kandungan minyak sayur 5,75% hingga tahun 2010.  Hal itu dilakukan guna meredam ketergantungan masyarakat terhadap minyak bumi. Pemerintah menyatakan akan memberikan subsidi guna mendukung produksi biodisel di AS hingga mencapai 250juta galon pada tahun ini dibandingkan dengan 2005 yang hanya 75 juta galon. Permintaan untuk bahan bakar alternatif telah mendorong harga minyak kacang kedelai melonjak ke posisi tertinggi dalam 23 tahun terakhr. Harga kontrak kacang kedelai untuk pengiriman Juli di Chiago Board of Trade akhir pekan lalu naik US$0,07 atau 0,9% menjadi US$8,12 per bushel, setelah sempat menyentuh US$8,14 atau level tertinggi untuk kontrak teraktif yang diperdagangkan di pasar sejak 2004. Harga komoditas itu telah meningkat 2,5% sepanjang 2006, di tengah ekspektasi para petani AS yang menurunkan areal pertaniannya. Minyak kacang kedelai untuk pengiriman Juli di Chicago juga mengalami kenaikan harga sebesar US$0,0026 atau 0,7% menjadi US$0,3605, posisi tertinggi sejak Juni 1984. Pada tahun lalu harga minyak kacang kedelai meningkat 43%.  

 


Pameran Produk Ekspor Daerah

Jumat, 24 Agustus 2007
Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Provinsi DIY beserta elemen swasta di Yogyakarta akan menyelenggarakan Pameran Produk Ekspor Daerah / Jogja Export Expo 2007 ()

Pengunjung hari ini :  
Total Pengunjung    :  

Copyright © 2003 Indag-DIY. All rights reserved. Contact Us.
Designed by THINKNOLIMITS.